Teganing, Alat musik bambu khas Gayo

Teganing, Alat musik bambu khas Gayo | tradisikita.my.id -Teganing adalah merupakan alat musik pukul tradisional yang berasal dari daerah Gayo khususnya Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah. Alat musik Teganing dibuat dari seruas bambu pilihan dengan panjang sekitar 1 - 1,10 m. Adapun ruas bambu yang bisa dijadikan sebagai alat musik teganing harus mencukupi panjangnya, diameternya cukup besar dan tua.

Sebelum dibuat alat musik Teganing, bambu terlebih dahulu direndam beberapa hari di air mengalir (parit)  kemudian selanjutnya  dikeringkan di bawah sinar matahari. Proses selanjutnya bambu tersebut diberi lubang memanjang yang disebut kekepak, dengan mencungkil kulit bambu terluar secara memanjang sehingga berfungsi sebagai tali senar sebanyak 3 sampai 4  buah dan tidak boleh terputus atau terpisah dari bambunya.  Bunyi ketiga tali/senar ini bisa distem/distel sesuai fungsinya sebagai canang, memong dan gong dengan ganjal yang ditaruh untuk memisahkan tali dan bambu.

Teganing dimainkan dengan cara memukulnya dengan pegeul (stick) ke talinya dengan tangan kanan dan tangan kiri memukul-mukul badan Teganing pengganti repa’i atau gegedem sebagai tingkahnya.

Teganing dulu digunakan oleh gadis gadis (beberu) Gayo untuk mengisi waktu senggang sambil menjaga jemuran padi agar tidak dimakan ayam atau merpati. Namun, seiring dengan perkembangan zaman jarang terlihat beberu memainkan teganing sambil menunggui jemuran padi di kampung-kampung. Saat ini alat musik Teganing dimainkan untuk mengiringi tarian khas Gayo.


Demikian Sobat tradisikita, sekilas info mengenai alat musik Teganing untuk melengkapi artikel sebelumnya 7 Alat musik tradisional dari Aceh.

Rujukan :
google.co.id
lintasgayo.co

Loading...


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Teganing, Alat musik bambu khas Gayo"

Posting Komentar