Alat Musik Tradisional Betawi (Jakarta)

Alat Musik Tradisional Betawi (Jakarta) - Jika kita mendengar kata Betawi maka yang akan teringat dalam benak kita adalah Ibu kota Jakarta. Kata Betawi ini dipergunakan untuk menyebut suku asli yang menghuni Jakarta. Keberadaan dan asal usul suku Betawi ini ada beberapa kajian dan pendapat, beberapa pihak berpendapat bahwa Suku Betawi berasal dari hasil kawin-mawin antaretnis dan bangsa di masa lalu. Kelompok etnis ini lahir dari perpaduan berbagai kelompok etnis lain yang sudah lebih dulu hidup di Jakarta, seperti orang Sunda, Melayu, Jawa, Arab, Bali, Bugis, Makassar, Ambon, dan Tionghoa. Namun pendapat lain diantaranya menurut sejarawan Sagiman MD bahwa Suku Betawi telah ada serta mendiami Jakarta dan sekitarnya sejak zaman batu baru atau pada zaman Neoliticum, penduduk asli Betawi adalah penduduk Nusa Jawa sebagaimana orang Sunda, Jawa, dan Madura.

Berbicara mengenai kebudayaan Betawi, saat ini kita mengenal berbagai jenis seni dan budaya Betawi. Dalam hal seni musik dikenal berbagai jenis seni musik seperti gambang kromong dan tanjidor. Faktanya bahwa dua kesenian tersebut sangat dipengaruhi oleh kebudayaan yang dibawa oleh Belanda pada abad ke 18.
Gambang Kromong adalah sejenis orkes  yang merupakan perpaduan dari instrumen musik gamelan dan alat musik dari Tionghoa. Alat musik tradisional yang dipergunakan pada Gambang Kromong antara lain :
  1. Kempul
  2. Gong
  3. Gambang
  4. Rebab /
  5. Kendang / Gendang
  6. Gender
  7. Bonang
  8. Kong'ahyan, Tehyan dan Sukong
Alat musik Kong'ahyan, Tehyan dan Sukong adalah alat musik tradisional dari Tionghoa yang telah digunakan oleh masyarakat Betawi sejak zaman Belanda dalam kesenian gambang kromong, lenong dan ondel-ondel. Alat musik gesek ini bentuknya hampir mirip dengan rebab. Alat musik tradisional Betawi Kong'ahyan, Tehyan dan Sukong ini memiliki beberapa perbedaan diantaranya, yaitu :
  1. Kong’ahyan mempunyai ukuran tempurung(batok) kelapa yang berukuran kecil dengan nada dasar D yang ( disebut sebagai melodi )
  2. Tehyan mempunyai ukuran tempurung(batok) kelapa berukuran sedang dengan nada dasar A ( disebut juga rythem )
  3. Sukong mempunyai ukuran tempurung(batok) kelapa yang berukuran paling besar dengan nada dasar G ( disebut juga sebagai bass )

http://alatmusikgesek.blogspot.com
Sedangkan pada kesenian Tanjidor kita mengenal beberapa alat musik yang dibawa dari Eropa pada abad ke 18 seperti klarinet, piston, trombon dan saksofon.

Demikian Sobat, beberapa alat musik tradisional yang dikenal dari Betawi (Jakarta). Jangan lupa kunjungi pula artikel mengenai lagu daerah Betawi. Semoga bermanfaat.

Loading...


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Alat Musik Tradisional Betawi (Jakarta)"

Posting Komentar